Senin, 14 Agustus 2017

VLAN DENGAN PERANGKAT JARINGAN SWITCH

Disini saya akan menjelaskan tentang VLAN dengan perangkat switch.



Pengertian VLAN :

Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN ( Local Area Network ) atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.
Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

Nah jika kalian sudah mengerti, kita akan mempelajarinya lebih dalam lagi.

Aplikasi yang tepat untuk belajar VLAN dengan perangkat switch ini adalah Cisco Packet Tracer 6.2

Pertama yang harus dilakukan adalah membuat contoh PC seperti contoh gambar dibawah ini.
Disini saya akan membuat VLAN dengan membagi menjadi 3 VLAN, yaitu VLAN 10, 20 dan 30. Masing-masing dari VLAN tersebut mempunyai 2 PC. Anggap saja VLAN 10 itu Lab Komputer, VLAN 20 itu Ruang Guru dan VLAN 30 itu Ruang TU.


PC ( Personal Computer ) berjumlah 6 PC. Jika sudah seperti contoh di atas, kemudian kita akan memasukan perangkat jaringan yaitu switch. Seperti contoh gambar di bawah ini.


Nah jika sudah kita akan meng-konfigurasi PC tersebut mulai dari PC 0 dengan Ip Address : contoh ( 13.10.10.1 ) kemudian PC 1 dengan Ip Address : contoh ( 13.10.10.2 ) dan begitu seterusnya dengan PC yang berurutan. Contoh :



Jika semua PC sudah di konfigurasi dengan Ip Address yang berbeda. Kita akan membuat koneksi dengan kabel straight, dengan cara kita sambungkan kabel straight ke switch dengan berurutan. Karena kabel straight berfungsi untuk menghubungkan 2 perangkat jaringan yang berbeda, misalnya dari PC ke Switch / dari PC ke Router. Contohnya sebagai berikut : Klik kabel straight kemudian klik PC 0 lalu pilih FastEthernet0 kemudian pilih FastEthernet 0/1 dan begitu seterusnya dengan berurutan.


Kemudian jika sudah menyambungkan kabel straight tersebut ke switch, kita akan membuat VLAN 10,20 dan 30 dengan masing-masing 2 PC. Kita akan konfigurasi melalui switch. Klik pada perangkat switch, kemudian pilih CLI lalu tekan Enter.

Kemudian ketik :
enable lalu tekan enter
configure terminal lalu tekan enter
interface FastEthernet 0/1
Switchport mode access
Switchport access vlan 10
exit

Ini cara membuat VLAN 10 pada Switch.

FastEthernet 0/1 itu adalah PC 0 yang di masukan ke kelompok VLAN 10.





Kemudian kita memasukan PC 1 / FastEthernet 0/2 ke dalam kelompok VLAN 10.

configure terminal lalu tekan enter
interface FastEthernet 0/2
Switchport mode access
Switchport access vlan 10
exit



Lalu kita akan memasukan PC 2 / FastEthernet 0/3 ke dalam kelompok VLAN 20.

configure terminal lalu tekan enter
interface FastEthernet 0/3
Switchport mode access
Switchport access vlan 20
exit



Lalu kita akan memasukan PC 3 / FastEthernet 0/4 ke dalam kelompok VLAN 20.

configure terminal lalu tekan enter
interface FastEthernet 0/4
Switchport mode access
Switchport access vlan 20
exit



Lalu kita akan memasukan PC 4 /  FastEthernet 0/5 ke dalam kelompok VLAN 30

configure terminal lalu tekan enter
interface FastEthernet 0/5
Switchport mode access
Switchport access vlan 30
exit



Kemudian yang terakhir kita masukan PC 5 / FastEthernet 0/6 ke dalam kelompok VLAN 30

configure terminal lalu tekan enter
interface FastEthernet 0/6
Switchport mode access
Switchport access vlan 30
exit


Nah jika sudah semua dimasukan ke kelompok masing-masing. Kita akan memunculkan VLAN yang sudah terbuat.



Ketik :

show vlan lalu tekan enter




Kemudian jika sudah berhasil kita akan lihat FastEthernet brp yang tidak termasuk ke dalam VLAN 10,20 dan 30 tersebut.

ketik :

show run lalu tekan enter



Selanjutnya kita akan memanggil PC 0 ke PC 1 VLAN 10 yaitu dengan sebutan ping.

Klik PC 0 kemudian pilih desktop pada menu bar lalu klik Command Prompt.
Kemudian ketik :

ping 13.10.10.2 lalu tekan enter

contoh di bawah ini apabila berhasil memanggil PC 1.





Ini adalah contoh dimana PC 1 tidak bisa memanggil ke PC 3 karena sudah berbeda kelompok atau sudah berbeda VLAN.



Hanya itu yang dapat saya jelaskan tentang VLAN dengan perangkat jaringan Switch. Mohon maaf bila ada kekurangan. Share jika bermanfaat, terima kasih.




Read more ...

Sabtu, 12 Agustus 2017

Jenis Administrasi Server & Tugas Serta Tanggung Jawab Administrator Jaringan

JENIS ADMINISTRASI SERVER

Pengetian administrasi server pada jaringan komputer :

Administrasi Server Pada Jaringan Komputer adalah pengontrolan atau pengelolaan akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya.

Definisi server itu sendiri yaitu : Server itu merupakan penyedia atau suatu komputer yang melayani permintaan komputer client.

Jenis-jenis server berdasarkan fungsi :
1. Server Aplikasi 
2. Server Data atau Proxy 
3. Server Pelayanan

Server Aplikasi : Server ini bertugas menjalankan aplikasi tertentu yang menyediakan sumber dayanya untuk dapat diproses komputer lainnya di jaringan.

Server Data Server : Berfungsi menyimpan dan memberikan data dari atau dan ke komputer yang ada dalam sebuah jaringan. Jadi semua data kegiatan yang ada dalam satu organisasi/ perusahaan dapat ditampung oleh server jenis ini.

Server Pelayanan : Sebuah server yang berfungsi menyediakan suatu layanan yang berhubungan dengan jaringan.

Jenis server berdasarkan layanan : 
1. WEB Server 
2. DNS Server 
3. FTP Server 
4. Proxy Server 
5. NTP Server 
6. Database Server 
7. Mail Server 
8. DHCP Server 
9. Print Server 
10. Streaming Media Server

WEB Server adalah sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk menyediakan layanan permintaan data dengan protocol http atau https.

DNS Server (Domain Name System) adalah aplikasi pelayanan di internet untuk menerjemahkan nama – nama host (hostnames) menjadi alamat IP dan juga sebaliknya.

FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software yang memberikan layanan tukar menukar file dengan selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.

Proxy Server adalah teknik standar utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah local area network (LAN).

NTP ( Network Time Protocol ) Server adalah server yang mengatur sistem waktu secara bersamaan terhadap waktu yang akurat.

Database Server adalah layanan penyimpanan database. Dalam server database tersebut, bisa berisi ratusan ataupun ribuan database dari banyak user. Contohnya seperti Google Drive, Dropbox, dll.

Mail Server adalah  Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi.

DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol ) Server adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya.

Print Server adalah alat yang dapat digunakan untuk mengakses printer, atau gadget lain (scanner, external hard drive, flash drive, memory card reader, USB webcam, dan USB speaker) dari komputer mana saja.

Streaming Media Server adalah sebuah web server atau aplikasi yang terinstal di dalam sebuah server yang digunakan untuk menjalankan file video atau audio secara realtime atau streaming di internet, misalnya Youtube.



TUGAS & TANGGUNG JAWAB ADMINISTRATOR JARINGAN

Administrator : 
Seorang/sekelompok pengguna yg memiliki tanggungjawab utk mengatur sistem, mulai dari sistem komputer, sistem jaringan.

Tugas Administrator :

- Bertanggung jawab untuk mendesain & mengimplementasikan sistem jaringan dan sistem komputer yang akan digunakan.

- Bertanggung jawab untuk mengelola resource yang ada dengan sebaik-baiknya, termasuk masalah hak akses & keamanan.

- Bertanggung jawab untuk mengelola user & group yang ada, termasuk hubungan dengan masalah keamanan & akses terhadap resources yang ada.

- Bertanggung jawab untuk menjaga agar sistem jaringan dan sistem komputer tetap dalam kondisi yang baik.

- Bertanggung jawab untuk menjaga agar sistem bebas dari gangguan internal maupun eksternal.

Jenis Administrator :

* Database Administrator :
Merupakan orang yang bertanggung jawab atas aspek lingkungan dari database, termasuk untuk instalasi , konfigurasi , peningkatan , administrasi , pengawasan dan pemeliharaan dari database dalam sebuah organisasi.

Keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi Database Administrator adalah :
- Pengetahuan dari Structured Query Language (SQL).
- Beberapa desain database.
- Umum pemahaman tentang arsitektur komputasi terdistribusi (misalnya, Client / Server , Internet / Intranet , Perusahaan ).
- Seorang yang baik pemahaman yang mendasari sistem operasi misalnya Windows Server 2008 , Solaris , Linux , AIX , dll.
- Pengetahuan tentang RDBMS itu sendiri misalnya Microsoft SQL Server , Oracle Database , dll.

* Forum Administrator :
Merupakan orang yang mengawasi diskusi di forum Internet. Sebuah forum internet, atau message board, adalah secara online situs diskusi di mana orang dapat menyimpan percakapan dalam bentuk pesan yang diposting.

* Server Administrator :
Merupakan orang yang bertindak sebagai administrator untuk game internet atau jenis lainnya dari server. Seorang administrator server, atau admin memiliki kontrol keseluruhan dari sebuah server.

Peran Administrator Server adalah untuk merancang, menginstal, mengelola, dan mengoptimalkan server perusahaan dan komponen terkait untuk mencapai kinerja yang tinggi dari berbagai aplikasi bisnis yang didukung oleh tuning server yang diperlukan.

Keterampilan yang dibutuhkan :
- Pengetahuan dari Structured Query Language (SQL) .
- Umum pemahaman tentang arsitektur komputasi terdistribusi (misalnya, Client / Server , Internet / Intranet , Perusahaan ).
- Seorang yang baik pemahaman yang mendasari sistem operasi misalnya Windows Server 2008 , Solaris , Linux , AIX , dll.

* System Administrator :
Orang yang bertanggung jawab untuk menjalankan sistem informasi secara teknis canggih. Seorang administrator sistem, administrator sistem TI, sistem administrator, atau sysadmin adalah seseorang yang dipekerjakan untuk memelihara dan mengoperasikan sistem komputer dan / atau jaringan.

* Network Administrator :
Seorang administrator jaringan, jaringan analis atau insinyur jaringan adalah orang yang bertanggung jawab atas pemeliharaan perangkat keras komputer dan perangkat lunak yang terdiri dari jaringan komputer .

Tugas Network Administrator :
- Menginstall dan Mengkonfigurasi Server.
- Menginstall dan Mengkonfigurasi Aplication Software.
- Membuat dan Mengelolah User.
- Back Up dan Restore File.
- Mengkonfigurasi Keamanan Sistem.
- Menggunakan Tool untuk Memonitor Keamanan Jaringan.

Tanggung Jawab Network Administrator :
- Memastikan keamanan jaringan (Security).
- Mengatur cadangan data ( Backup ).
- Troubleshooting atau penanganan masalah.

Keahlian yang dibutuhkan dalam Network Administrator :

- Pengetahuan dasar tentang komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena seorang administrator harus mampu mengetahui kerja sistem computer dengan baik. Termasuk di dalamnya adalah basic hardware networking, basic IP dan Subnetting , technology switching, routing dll.

- Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras yang terkait dengan Jaringan seperti : repeater, hub , switch, router, antena dll.

- Selain kemampuan secara teori maupun praktek yang harus di kuasai dengan baik adalah memiliki etika profesional, karena tanpa etika dan sikap seseorang profesioanal yang baik maka semua kemampuan yang dimiliki tidak banyak mempunyai arti.
Read more ...